Bermodal Sertifikat CHSE, PHRI Siap Sambut Wisatawan saat Libur Nataru

Dewi Kania, Jurnalis
Jum'at 18 Desember 2020 13:31 WIB
Ketua Umum PHRI dan Direktur Utama AirAsia Indonesia. (Foto: Humas Kemenparekraf)
Share :

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan terus berupaya melakukan berbagai program agar sektor pariwisata bisa bangkit. Seperti misalnya sertifikasi CHSE gratis bagi pelaku pariwisata.

Tidak hanya dana hibah pariwisata, Menteri Pariwsiata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama memberikan sertifikasi CHSE gratis. Juga ada beberapa program lainnya yang menggandeng banyak pihak.

Baca Juga: Lombok Pilihan Favorit Warga Lokal untuk Staycation, Aman dan Menyenangkan!

"Kami yakini pariwisata bisa bangkit dengan komitmen kuat menjalankan protokol kesehatan sebaik-baiknya," kata Wishnutama lewat keterangan resminya.

 

Seperti baru-baru ini, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan AirAsia menjalin kerja sama membuat paket wisata. Wishnutama berharap kerja sama ini bisa memulihkan pariwisata domestik, apalagi ada momen libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru)

"Kerja sama ini saya harapkan dapat diimplementasikan dengan penerapan protokol kesehatan yang sebaik-baiknya. Kemenparekraf akan terus memberikan dukungan kepada industri dalam menghadirkan inovasi-inovasi lainnya," tambahnya.

 

Ditambahkan Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani, kerja sama ini merupakan upaya bersama untuk menciptakan demand baru bagi masyarakat. Jika semula masih ragu untuk bepergian, namun dengan program ini diharapkan masyarakat mulai yakin terhadap protokol kesehatan yang diaplikasikan.

"Sektor perhotelan dan restoran saat ini sangat siap menerima kembali tamu dan pelanggan. Karena kami telah memiliki protokol kesehatan dan sertifikat CHSE," katanya.

PHRI juga mau ikut membangkitkan pariwisata Indonesia secara agresif. Ke depan, PHRI juga akan menggandeng maskapai lain.

Baca Juga: Liburan Pramugari Dea Ayu di Phuket, Pakai Swimsuit Pesta di Banana Beach

"Kami ingin secara agresif melakukan pemulihan sektor pariwisata. Kerja sama serupa juga akan kami lakukan dengan maskapai lain ke depannya," ucapnya.

Paket bundling ini melibatkan 5.000 anggota PHRI dan 22 jalur domestik. Jika peluangnya bagus, tentu akan ada penambahan rute.

"Ada 22 jalur domestik dan kami akan terus melihat peluang untuk meningkatkan frekuensi penerbangan dalam melayani lebih banyak lagi masyarakat Indonesia bepergian di dalam negeri. Kami berharap bersama PHRI dapat memulihkan pariwisata nasional," tutup Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya