Viral Penumpang Wanita Terima Perlakuan Buruk di Pesawat Gegara Tak Pakai Masker

Ersa Ambarita, Jurnalis
Jum'at 18 Desember 2020 12:03 WIB
Penumpang wanita terima perlakuan tak menyenangkan karena tidak mengenakan masker (Foto: Dailystar)
Share :

SEORANG penumpang wanita, Lydia Rutter yang hendak terbang ke Manchester mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari awak kabin pesawat lantaran dirinya tak mengenakan masker.

Meski sudah memakai tali medis di lehernya, Lydia tetap ditegur agar mematuhi aturan perjalanan dengan pesawat terbang. Dalam video yang tersebar di media sosial, Lydia tampak menjelaskan jika dirinya mengalami gangguan khusus.

“Aku mengalami gangguan kecemasan (tidak bisa menggunakan masker-red), bisakah kamu menjauh dariku,” kata Lydia kepada pramugari yang menghampirinya.

Rekaman yang dibagikan penumpang bernama Nick Ball turut menunjukkan aksi Lydia yang terus berusaha menjelaskan penyakit yang dialaminya.

“Lydia, mengapa kamu dibebaskan (tidak menggunakan masker)?” tanya Nick seakan ingin membuat pramugari memahami.

Baca juga: Cara Gunakan Toilet Pesawat yang Benar ala Pramugari

“Saya secara medis dibebaskan tanpa masker karena gejala khusus,” jawab Lidya.

Jawaban yang dilontarkan Lidya membuat pilot memberi peringatan kembali lewat pengeras suara.

“Silakan gunakan masker Anda dengan cara yang seharusnya digunakan. Ini menyebabkan gangguan pada penumpang di sekitar Anda dan hal terakhir yang ingin kami lakukan adalah menunjukkannya lebih jauh (melapor kepada polisi) saat kami pergi ke Manchester," kata seorang kapten maskapai EasyJet.

"Kami semua sudah bertugas sejak pukul enam pagi ini, kebanyakan dari kami meninggalkan rumah sekitar pukul lima, jadi hal terakhir yang ingin kami lakukan saat kembali ke Manchester adalah menghubungi polisi. Tolong dengarkan instruksi yang diberikan dari kru dan dengan begitu kami tidak perlu membahas masalah ini lebih jauh, terima kasih," timpal pilot.

Peringatan berulang tersebut mendapat sambutan tepuk tangan yang meriah dari penumpang di dalam pesawat.

Nick yang menyaksikan hal itu langsung mengungkapkan kekesalannya kepada staf pesawat dalam unggahan videonya.

“Pilot dan staf Anda mengubah seluruh pesawat melawan wanita ini. Dia didekati oleh pramugari pesawat dan diminta untuk mengenakan masker pada banyak kesempatan meskipun tali penanda dari medis terlihat jelas menggantung di lehernya,” cuit Nick di akun Twitternya.

Setelah pesawat mendarat, Lydia kemudian dikawal dari pesawat oleh polisi sebelum dibebaskan tanpa dakwaan. Ia menceritakan ulang kejadian yang dialaminya di akun Facebooknya.

“Berikut semua videonya. Semua kebohongan tentang saya mengatakan saya naik dan turun pesawat yang sebenarnya tidak saya lakukan. Saya tetap duduk, saya tidak berteriak, mengumpat, atau bertindak dengan cara yang buruk -hanya menunjukkan betapa korupnya beberapa orang-. Petugas polisi pria mendorong saya dua kali," tulisnya.

Ungkapan tersebut menuai beragam komentar netizen dengan menandai akun media maskapai EasyJet. Hingga akhirnya otoritas maskapai penerbangan pun menanggapi peristiwa tersebut dalam keterangan resminya.

“Sesuai dengan pedoman, semua penumpang saat ini diharuskan membawa masker wajah mereka sendiri untuk penerbangan mereka, yang harus dipakai selama penerbangan,” respons EasyJet.

“Kami tahu beberapa penumpang mungkin tidak dapat memakai masker sehingga kami juga menginformasikan kepada semua penumpang tentang apa yang harus dilakukan jika mereka memerlukan pengecualian, yaitu memberikan sertifikat medis atau surat dokter sebagai bukti pengecualian," terangnya.

"Sayangnya, karena penumpang tidak menunjukkan dokumen tersebut, polisi perlu hadir memperingatinya di Manchester. Keselamatan dan kesejahteraan penumpang dan kru adalah prioritas tertinggi kami,” demikian penjelasan sang juru bicara.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya