Berawal dari penelitian insinyur pertambangan Belanda Jacobus Hubertus Menten yang melakukan penelitian di Sangasanga pada tahun 1888 dan menemukan sumber minyak di Sangasanga.
Pada Januari 1897, sumur minyak pertama Louise 1 mulai dibor. Kemudian pada Februari 1897, Sumur Louise 1 pertama kali memproduksi minyak dengan produksi awal 88 BOPD.
Sedangkan di Kota Balikpapan, banyak ditemukan bunker-bunker peninggalan Jepang. Berdasarkan data registrasi dan inventaris cagar budaya Kota Balikpapan tahun 2010, terdapat 19 bunker yang merupakan peninggalan Jepang.
Persebaran Bunker Jepang di Kota Balikpapan terletak di daerah Manggar, Manggar Baru, Lamaru, dan Klandasan Ilir dan berlokasi di daerah pesisir pantai. Hal ini dikondisikan sebagai antisipasi jika musuh datang menyerang dari arah laut.
"Bangunan-bangunan bergaya Indische juga ada, meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Lalu juga ada peninggalan cagar budaya dari Periode Islam seperti makam dan masjid yang tersebar di dekat Sungai Mahakam," tandasnya.
(Rizka Diputra)