7. Swab kemudian dilakukan gerak memutar secara perlahan.
8. Kemudian masukkan sesegera mungkin ke dalam cryotube yang berisi VTM.
9. Patahkan tangkai plastik di daerah mulut cryotube agar cryotube dapat ditutup dengan rapat.
10. Pastikan label kode spesimen sesuai dengan kode yang ada di formulir penyelidikan epidemiologi.
11. Cryotube kemudian dililit parafilm dan masukkan ke Plastik Klip. Jika ada lebih dari satu pasien, maka Plastik Klip dibedakan terpisah. Untuk menghindari kontaminasi silang.
12. Simpan dalam suhu 2-8 derajat Celsius sebelum dikirim. Jangan dibekukan dalam Freezer.
Baca juga: Sama-Sama Di-Swab, Yuk Kenali Perbedaan Tes PCR dan Antigen
(Hantoro)