Sementara itu, Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, & Pameran (MICE) Kemenparekraf, Iyung Masruroh mengatakan, industri MICE memberikan banyak sekali dampak positif bagi perkembangan pariwisata Indonesia.
Ia pun berharap agar pelaku usaha MICE di seluruh Indonesia untuk tetap semangat dan pantang menyerah dalam menghadapi hantaman pandemi Covid-19.
"Kita tidak bisa begitu saja menyerah. Setiap krisis pasti ada peluang yang bisa kita manfaatkan. Dan MICE itu sebenarnya memiliki banyak sekali added value-nya. MICE bisa meningkatkan kontribusi terhadap infrastrutur, bisa meningkatkan citra positif negara, serta mendapatkan kesempatan perdagangan internasional," kata Masruroh.
Itulah yang membuat BAPPENAS mengamanatkan kepada kita bahwa 25 persen kunjungan wisatawan mancanegara harus dari sektor MICE. Karena added valuenya juga dapat meningkatkan kapasitas SDM. Jadi adanya demand, akan membuat supply SDM-SDM profesional meningkat.
Namun yang menjadi tantangan saat ini adalah tingkat kasus positif Covid-19 di setiap daerah di Indonesia berbeda. Sehingga ada kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat, dan akhirnya memengaruhi pelaksanaan MICE di daerah tersebut.
(Rizka Diputra)