SEORANG penumpang pesawat melanggar protokol kesehatan wajib memakai masker. Ketika ditegur, bukannya mematuhi perintah awak kabin, penumpang tersebut malah berkata-kata kasar.
Insiden tersebut rupanya terjadi di maskapai American Airlines pada September lalu. Padahal wajib masker sudah menjadi aturan baku yang diterapkan semua kalangan sebagai protokol kesehatan Covid-19. Termasuk di pesawat terbang, semua penumpang pesawat wajib masker, mencuci tangan hingga jaga jarak.
Baca Juga: Ini Kode Rahasia jika Pramugari Maskapai Menyukai Anda, Jangan Sampai Lolos!
Dilansir laman Dailymail, seorang pramugari harus menerima pesan kasar dari seorang penumpang yang ia tegur karena tak menggunakan masker untuk menutupi hidungnya. Kejadian tersebut hangat dibicarakan publik saat pengguna Twitter @hibiscuslacoix membagikan tangkapan layar penghinaan berisi sumpah serapah yang ditampilkan pada hari yang sama.
“Hari ini seorang penumpang menyerahkan ini kepada pramugari saat turun dari pesawat. Pramugari memintanya untuk memakai masker untuk menutupi hidungnya,” cuitnya.
Dalam pesan yang ditulis sebelum turun dari pesawat, penumpang menyampaikan rasa tersinggung dan amarahnya dengan tulisan tangan. Isi surat itu dilipat dan diberi lagi tanda tulisan ‘SAMPAH’.
“Kamu adalah ba**ngan, Anda tidak lain adalah pelayan yang dimuliakan dengan tinggi dan perlu diturunkan (melihat ke bawah) untuk belajar paham bagaimana berbicara dengan orang. Tidak ada yang peduli dengan kebijakan kursi bodoh atau masalah hidung yang Anda katakan. Kami membayar gaji Anda dan sikap Anda tersebut sangat tidak dibutuhkan,” tulis penumpang yang tak diketahui identitasnya.
“Fakta bahwa kita harus mendengarkan dan bersujud kepada siapa pun yang melakukan hal menjijikan kecuali mengumpulkan sampah kita dan menyajikan makanan jelek membuatku benar-benar sakit. Kamu adalah masker nazi dan pelacur bermata 4 dan jika bukan karena pekerjaan ini, kamu akan membersihkan kamar motel dengan tip 2 dolar dan sabu. Aku pastikan untuk menuliskannya di tas berlabel seperti yang menurutku hidupmu seharusnya ada...SAMPAH," ujar si penumpang mengakhiri tulisannya.
Penumpang yang marah itu sama sekali tidak menggunakan namanya saat menandatangani surat itu, melainkan menulis, 'orang yang membenci keberanian Anda'.
Sementara itu, pihak American Airlines, Curtis Blessing telah mengonfirmasi insiden yang melibatkan catatan ofensif tersebut dan sedang dalam tahap penyelidikan.
“Pramugari kami adalah profesional yang memainkan peran penting dalam memastikan kesehatan dan keselamatan penumpang kami, dan kami tidak akan menoleransi perlakuan buruk terhadap mereka,” pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)