“Foto Anda sangat menjijikkjan dan tidak menggambarkan sejarah negara kami,” cuit @Rahma.
“Butuh sekitar tiga detik dari video untuk setuju dengan pihak berwenang Mesir, menyinggung dan tidak sopan,” tulis @chiefsbrat.
Keduanya telah dibebaskan pada Selasa lalu dengan jaminan sambil menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Purbakala Tertinggi Mesir, Mostafa Waziri menegaskan, siapapun yang tertangkap tangan tidak menghormati atau melecehkan situs peradaban Mesir, maka harus menanggung konsekuensinya dengan dihukum sesuai aturan yang berlaku.
(Rizka Diputra)