Peneliti China Klaim Virus Corona Berasal dari India

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis
Selasa 01 Desember 2020 14:32 WIB
(Foto: Okezone.com)
Share :

Berdasarkan laporan terbaru, para peneliti Tiongkok mengklaim bahwa virus corona berasal dari India di tengah gelombang panas yang menyebabkan krisis air pada musim panas 2019.

Seiringan dengan meningkatnya ketegangan antara India dan China, laporan terbaru dari Chinese Academy of Sciences menuding India sebagai penyebab virus corona. Virus mematikan, SARS-CoV-2 telah menginfeksi lebih dari 6 crore orang di dunia dan menyumbang lebih dari 14 lakh nyawa sampai sekarang.

Klaim yang Dilakukan oleh Peneliti China

Sebelum tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyelidiki asal mula virus, para peneliti China muncul dengan mengemukakan teori baru. Dalam laporan baru berjudul 'The Early Cryptic Transmission and Evolution of Sars-Cov-2 in Human Hosts,' mereka mengklaim bahwa virus ini berasal dari India pada musim panas 2019 lalu.

Mereka mengklaim penyakit itu ditularkan dari hewan ke manusia melalui air yang terkontaminasi, kemudian melakukan perjalanan tanpa diketahui ke Wuhan, tempat pertama kali teridentifikasi. Hal ini pertama kali dikaitkan dengan kasus 'pneumonia yang tidak diketahui asalnya' di pasar makanan laut di kota Wuhan.

WHO juga melaporkan kasus pertama ditemukan di Wuhan, China, pada Desember 2019.

 

Peneliti China Juga Mencurigai 8 Negara Lainnya

Sejak awal pandemi, laporan virus corona diduga berasal dari Tiongkok. Menurut pendapat para ilmuwan, Wuhan adalah tempat virus pertama kali terdeteksi namun, bukan berarti itu adalah tempat asalnya.

Dalam makalah mereka, para ilmuwan China menggunakan 'analisis filogenetik' - studi tentang mutasi virus.

Virus, sama seperti semua sel, bermutasi saat bereproduksi, yang berarti perubahan kecil terjadi dalam DNA mereka setiap kali mereka menggandakan diri. Mereka mengklaim bahwa metode penyelidikan itu mengesampingkan klaim awal bahwa virus yang ditemukan di Wuhan adalah virus 'asli'.

Sebaliknya, mereka justru menyematkannya di delapan negara seperti Bangladesh, AS, Yunani, Australia, India, Italia, Republik Ceko, dan Rusia atau Serbia.

Baca juga: Kesal dengan Komedo di Hidung? Ini 5 Cara Rumahan untuk Menghilangkannya

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya