3. Tetap terhidrasi
Minumlah air bahkan sebelum Anda merasa haus, terutama di hari-hari panas.
4. Hindari mandi air panas dan dingin yang ekstrem atau mandi sauna setelah berolahraga
Suhu ekstrem ini membuat jantung Anda bekerja lebih keras.
5. Lanjutkan perlahan setelah istirahat
Jika olahraga rutin terganggu selama beberapa hari karena sakit, pergi berlibur, atau cuaca buruk, misalnya, lakukan kembali olahraga Anda. Mulailah dengan aktivitas yang lebih singkat dan tidak terlalu intens, dan secara bertahap tingkatkan hingga kembali ke level sebelumnya.
6. Jangan berolahraga jika tidak enak badan
Jangan berolahraga jika Anda sedang tidak enak badan atau demam. Orang dengan masalah jantung harus menunggu sampai semua gejala hilang sebelum kembali ke rutinitas, kecuali jika dokter memberikan arahan lain.
7. Stop aktivitas jika detak jantung cepat dan sakit
Stop aktivitas jika detak jantung cepat atau tidak teratur atau jantung berdebar-debar. Periksa denyut nadi setelah beristirahat selama 15 menit. Jika masih lebih dari 100 denyut per menit, hubungi dokter.
Terlalu lelah atau sesak napas juga merupakan sinyal untuk berhenti. Beri tahu dokter apa yang terjadi, atau jadwalkan janji temu.
Jangan abaikan rasa sakit saat olahraga seperti tekanan atau nyeri di dada, lengan, leher, rahang dan bahu. Berhentilah saat Anda merasakan nyeri di bagian tubuh mana pun. Anda bisa melukai persendian.
(Ahmad Luthfi)