Corona Belum Reda, Masyarakat Diprediksi Akan Tetap Traveling di Akhir Tahun

Antara, Jurnalis
Minggu 29 November 2020 19:10 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

MENJELANG penghujung tahun 2020, masyarakat diprediksi tetap akan melancong untuk berlibur sembari menyambut pergantian tahun.

Dikutip dari survei biro perjalanan kepada 1.490 pelanggan di seluruh Indonesia pada 9-16 November 2020, terdapat lima fakta menarik mengenai perilaku traveling akhir tahun 2020. Berikut ulasannya:

75 persen masyarakat berencana liburan akhir tahun

Sebanyak 75 persen masyarakat Indonesia berencana untuk melakukan traveling pada akhir tahun 2020. Hal ini menandakan bahwa sebagian besar masyarakat berkeinginan untuk kembali bepergian bertepatan dengan momen liburan akhir tahun.

Menilik data internal Pegipegi, pada periode libur panjang akhir Oktober lalu, terjadi peningkatan pemesanan hotel dan tiket pesawat hingga dua kali lipat dibandingkan periode new normal pada hari biasa.

Data tersebut sejalan dengan hasil survei keinginan masyarakat untuk traveling pada periode akhir tahun 2020 ini. Pegipegi memprediksi pada periode libur akhir tahun nanti, tren traveling akan kembali meningkat secara signifikan.

Baca juga: Siapa Sangka, Taman Kota Instagramable Ini Dulunya Bekas Terminal Bus

"Dari survei ini kita bisa melihat bahwa kepercayaan diri masyarakat untuk kembali bepergian sudah mulai meningkat. Hal ini ditunjang dengan infrastruktur di destinasi wisata yang sudah menyediakan dan menerapkan protokol kesehatan hingga membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman," kata Corporate Communications Manager Pegipegi, Busyra Oryza.

Faktor yang meyakinkan orang untuk melancong

Dalam survei diketahui bahwa ada beberapa faktor yang membuat masyarakat yakin untuk melakukan traveling kembali, di antaranya adalah patuh akan protokol kesehatan (66 persen), percaya tempat yang akan dikunjungi telah menerapkan protokol kesehatan (65 persen), merasa dalam keadaan sehat (31 persen).

Beberapa di antara responden juga mengatakan bahwa mereka membutuhkan penyegaran setelah dalam periode waktu yang lama menjalani karantina mandiri.

Cara melancong

Bagi masyarakat yang berencana untuk traveling pada periode akhir tahun, sebanyak 45 persen memilih untuk bepergian keluar kota menggunakan mobil atau kendaraan pribadi lainnya.

Baca juga: 1.000 Pelaku Pariwisata di Bali Harus Tersertifikasi CHSE Sebelum 2021

Disusul oleh bepergian ke luar kota menggunakan pesawat terbang (30 persen), staycation di hotel dalam kota (11 persen), ke luar kota menggunakan kereta (10 persen), dan ke luar kota menggunakan bus atau travel (4 persen).

Berdasarkan data tersebut, dapat diprediksi bahwa destinasi yang dekat dengan kota domisili akan menjadi favorit pada liburan akhir tahun nanti.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya