Zaitun juga merupakan sumber oleat yang baik, yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Sebuah studi tahun 2016 menunjukkan bahwa makan lebih banyak makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal mengurangi risiko kematian dini dibandingkan dengan orang yang makan lebih banyak karbohidrat.
The American Heart Foundation juga menyatakan bahwa lemak tak jenuh tunggal memiliki efek yang menguntungkan pada kesehatan jantung ketika seseorang mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Minyak zaitun murni juga tinggi kandungan jenis antioksidan yang disebut polifenol, yang dapat membantu mencegah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.
Beberapa orang juga percaya bahwa antioksidan ini dapat memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif dan bahkan kanker. Perlu dicatat bahwa produsen makanan biasanya mencampurkan zaitun dalam air garam, yang memiliki kandungan garam tinggi. Seiring waktu, kelebihan kadar garam dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke, sehingga seseorang sebaiknya mengonsumsi zaitun dalam jumlah sedang.
(Ahmad Luthfi)