Kembangkan Wisata Mangrove, Pemprov Kaltara Gandeng Perusahaan Jerman

Antara, Jurnalis
Sabtu 28 November 2020 03:04 WIB
Kawasan wisata hutan mangrove di Tarakan, Kaltara (Foto: Antara)
Share :

Kaltara berkomitmen dalam rangka pelestarian lingkungan dan mengatasi pemanasan global dan mereduksi gejala perubahan iklim. Menurut sejarahnya, kawasan DKS telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi utama di Kalimantan sejak sebelum masa kemerdekaan.

Berlanjut pada 1950, yakni masa pemberian izin konsesi hutan pada perusahaan logging sekala kecil, kemudian beralih ke skala logging yang lebih besar dan kegiatan ekstraktif seperti tambang pada 1970 hingga sekarang.

Sementara itu, pembukaan lahan menjadi tambak terjadi sejak 1991 tercatat 15.870 hektare, proses ini terus berjalan hingga menjadi 10 kalinya pada 2016 (149.958 hektare).

Dalam lingkup regional, sektor perikanan tambak di Provinsi Kaltara memberikan kontribusi yang paling tinggi, di mana beberapa produk yang dihasilkan, antara lain udang windu, kepiting, ikan, bandeng dan mujair.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya