Surganya para pencinta tanaman hias
Beragam jenis tanaman hias dapat anda temui di Kampung Wisata Sewu Kembang ini. Mulai dari tanaman yang langka, mahal, hingga paling dicari orang berjejer rapi di sepanjang jalan. Di sini kurang lebih ada 130 macam jenis tanaman hias dan tanaman obat.
"Berbagai jenis tanaman hias tersebut antara lain Mawar, Keladi Gajah, Anthurium, Aglaonema, Philodendron, Anggrek, Cemara, Adenium, Agave, Kaktus, dan lain-lain." kata sang pemilik YouTube.
Hampir semua warga di kampung ini memiliki usaha tanaman hias. Maka dari itu julukan kampung seribu bunga ini disematkan kepada Dusun Nglurah ini.
Awalnya bukan tanaman hias
Pada awalnya Dusun Nglurah dikenal sebagai penghasil sayur mayur, salah satunya adalah seledri. Warga Dusun Nglurah hanya menanam dan menjadi petani seledri. Namun karena harga jual seledri yang rendah, maka warga Dusun Nglurah ini mencoba peruntungan baru dengan menjual tanaman hias yang hingga kini kita kenal sebagai sentral produksi tanaman hias.
Bahkan saat akhir pekan tiba, kawasan ini bisa dipenuhi oleh para pecinta tanaman hias yang sedang memburu tanaman incarannya. Hampir semua jenis tanaman hias tersedia di kampung Sewu Kembang ini.
Menjadi sentra dan komoditas tanaman hias
Hampir semua penduduk di Dusun Nglurah ini menjadi penjual dan pembibit tanaman hias. Bahkan permintaan dan pasokan tanaman hias sudah sampai ke seluruh kota di Indonesia, termasuk Kota Fak-Fak, Papua Barat.
Ada sekitar 850 kepala keluarga yang terdiri lebih dari 2000-an penduduk menekuni usaha tanaman hias. Beberapa warga juga memanfaatkan pekarangan dan halaman rumahnya untuk menyimpan tanaman hias.
(Dewi Kurniasari)