11. Menjaga kesehatan jiwa dan psikososial lansia dengan cara menghindari berita atau informasi yang memancing rasa khawatir berlebihan, dan lebih banyak mengakses informasi positif yang memberi sugesti dan keyakinan baik serta membangkitkan optimisme.
Selain itu tetap menjalin komunikasi dengan anak, cucu dan kerabat lain maupun teman melalui komunikasi jarak jauh, atau mengatur jadwal kunjungan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penularan.
12. Lansia yang mempunyai penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes atau penyakit menahun lainnya dapat melakukan pemantauan kesehatan mandiri di rumah menggunakan alat kesehatan sederhana, seperti alat tensimeter digital, thermometer digital, alat cek darah sederhana.
Selain itu pastikan obat-obatan rutin yang harus diminum setiap hari dalam jangka waktu lama tetap cukup persediaannya di rumah.
13. Lansia dianjurkan untuk tidak pergi berobat ke Puskesmas atau ke rumah sakit, kecuali mengalami tanda-tanda kegawatdaruratan seperti:
-Perubahan kesadaran (bicara meracau, tidak nyambung, lebih sering mengantuk, tiba-tiba mengompol).
-Nyeri dada yang memberat.