Seperti halnya replika kerangka manusia yang ditemukan di Leang (goa) Jarie, dan Maros Poin atau perkakas dari batu dan tulang binatang tertentu.
"Jadi selain menikmati nuansa kesejukan dan panorama indah kawasan permandian alam Bantimurung kita sertakan kehadiran pameran untuk edukasi," kata Ferdy.
Para wisatawan juga akan dimanjakan oleh pentas seni tradisional yang dilombakan oleh pengelola.
(Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)
"Kegiatan yang kita tampilkan itu benda benda tempo dulu untuk memberikan wawasan baru pada pengunjung sekaligus sebagai daya tarik pengunjung. Ada juga perlombaan kendang tradisional," tuturnya.
Kehadiran pameran dan kesenian tradisonal ini menjadi daya tarik sersendiri bagi para wisatawan. Tak sedikit dari mereka mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel, mengingat momen seperti itu jarang dijumpai terlebih di tengah pandemi saat ini.
(Rizka Diputra)