Kendati demikian, Shana juga tidak menampik bahwa kualitas produk wisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo juga masih harus ditingkatkan.
Maka dari itu, pihaknya kini tengah gencar melakukan pembinaan kepada para pelaku industri kreatif di Labuan Bajo.
Ke depannya para perlaku ekraf di Labuan Bajo diharapkan dapat menciptakan produk-produk pariwisata berkualitas. Baik dalam konteks ekonomi kreatif, seni pertunjukkan, musik, seni rupa, hingga penerbitan karya-karya literasi.
Pembinaannya sendiri dilakukan dengan mendatangkan mentor-mentor ekraf terbaik di Indonesia. Mereka akan memberikan pelatihan kepada komunitas krearif di Labuan Bajo. Pembinaan akan dulakukan selama 14 hari berturut-turut.
"Setelah kami lihat-lihat, Labuan Bajo ini alamnya sudah cantik, infrastruktur dasarnya sudah ditata kelas dunia, sekarang tinggal bagaimana masyarakat lokal dapat turut berkontribusi mengisi dengan atraksi dan aktivitas yang bisa mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan, dan menambah experience di Labuan Bajo menjadi lebih lengkap," ujar Shana.
(Rizka Diputra)