Salah satu pengunjung asal Kebumen yakni Sandy Affero terbilang cukup sering berkunjung ke Pantai Menganti untuk menikmati udara segar dari atas bukit sambil menunggu senja bersama kerabat.
”Aku beberapa kali sering kesana sama teman-teman,dari masih sepi (pantai) sampai sekarang sudah ramai. Seringnya paling ke atas bukit sambil duduk di saung santai-santai melihat pemandangan dari atas bukit itu udah paling bagus sama nungguin matahari terbenam baru pulang,” ungkap Sandy Affero.
Selain itu, Pantai Menganti memiliki spot foto instagenic populer wisatawan yakni Jembatan Merah berlatarkan perbukitan dan saung-saung kecil, Lembah Menguneng, Bukit Sigatel dan perahu nelayan dipinggir pantai. Bila Anda tertarik bermalam disini, terdapat area camping ground sekaligus penyewaan tenda di Pantai Menganti lho, Okezoners.
Mega Dwi Wulandari pengunjung asal Jakarta pun menuturkan bahwa dirinya jatuh hati pada pandangan pertama dengan Pantai Menganti.
“Awalnya enggak sama sekali expect sama pantai ini bagus. Karena perjalanan dari Sruweng kesini tuh ada kali 1 jam lebih dan jalannya juga curam. Kanan-kiri jurang dan pohon-pohon gitu, terus nanjak. Eh pas sampai di pantainya gue langsung speechless, karena mata saya langsung disuguhi pemandangan yang saya sendiri enggak bisa berkata-kata, pokoknya bagus banget dan saya jatuh hati sama Menganti,” jelas Mega Dwi Wulandary.
Waktu tempuh dari Kota Kebumen hingga Pantai Menganti sekira 1,5 jam. Juga, butuh ekstra hati-hati bila Anda ingin menyambagi Pantai Menganti yang tereletak di belakang pegunungan karena jalan menuju kesana cukup curam dan berbelok-belok.
Tetapi dijamin, saat sudah sampai di sana, bikin Anda ogah kedip. Tertarik berkunjung ke Pantai Menganti Okezoners?
(Dewi Kurniasari)