Pengunjung diimbau agar sadar lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena pada awalnya saluran irigasi tersebut sangat kotor dan kumuh.
"Harapannya ke depan kami akan memberi edukasi ke warga untuk tidak buang sampah sembarangan, bahwasanya tempat-tempat yang saat ini sudah kami benahi semula banyak sekali sampah yang menumpuk di situ karena kurangnya edukasi tentang lingkungan yang bersih. Jadi, selama ini banyak warga masyarakat menggunakan saluran air untuk buang sampah,” paparnya.
Pengunjung yang datang hanya dikenakan tarif Rp2.000 untuk parkir. Pengunjung tak perlu khawatir karena pengelola juga menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah selama masa pandemi Covid-19.
(Rizka Diputra)