Ngarai Sianok
Ngarai Sianok merupakan salah satu objek wisata andalan Provinsi Sumatra Barat dengan menawarkan pemandangan alamnya yang sangat indah. Objek wisata tersebut merupakan sebuah lembah curam yang terletak di perbatasan kota Bukittinggi dan hanya berjarak sekitar 500 meter dari jam gadang. Ngarai Sianok memiliki jurang dengan kedalaman 100 meter, lebar 200 meter dan panjang 15 kilometer dengan latar belakang pemandangan panorama Gunung Singgalang yang menjulang.
Ngarai Sianok memiliki sebutan lain yaitu lembah pendiam, karena suasananya yang tenang dan damai. Didukung dengan udaranya yang bersih dan sejuk yang diiringi latar suara kicauan burung dan gemericik air sungai, ngarai ini cocok sebagai destinasi wisata dan lokasi yang tepat untuk melepaskan beban pikiran dari rutinitas sehari-hari.
Jika Okezoners hanya singgah sejenak di kota Bukittinggi dan tidak memiliki banyak waktu, tidak perlu khawatir. kalian masih dapat menikmati keindahan panorama Ngarai Sianok yang menghijau dari kejauhan di sebuah tempat bernama Taman Panorama. Di lokasi tersebut. Okezoners dapat bersantai sambil mengagumi dan mengabadikan keindahan pemandangan ngarai sianok ini.
Danau Singkarak
Objek wisata satu ini merupakan destinasi wisata yang terkenal di Sumatra Barat. Danau Singkarak merupakan danau terluas kedua di dataran Sumatra setelah Danau Toba dengan luas sekitar 1.000 hektar atau 107,8 kilometer persegi serta memiliki kedalaman hingga 268 meter. Danau ini terletak dan membentang di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Danau ini termasuk dalam jenis danau tektonik karena diperkirakan terbentuk karena pergeseran lempeng bumi di bawah tanah. Danau Singkarak memiliki air yang jernih dengan suasana yang sejuk dan angin semilir yang berhembus serta ditambah banyaknya pepohonan menjadikan pemandangan hijau di sekitar danau.
Ada banyak kegiatan yang bisa Okezoners lakukan di Danau Singkarak ini antara lain, berenang di danau yang airnya jernih, naik sampan berkeliling danau, memancing di tepi danau, hingga ikut nelayan atau masyarakat sekitar menangkap ikan.
Sekedar informasi nih Okezoners, keindahan Danau Singkarak pertama kali dikenal luas pada tahun 1905 melalui jurnal biologi milik Ernst Haeckel, seorang peneliti asal Jerman. Tidak hanya meneliti ekosistem yang ada di Danau Singkarak, Haeckel juga terkagum-kagum dengan keindahan Danau Singkarak ini, bahkan ia membuat dan merangkum keindahan danau tersebut dalam sebuah lukisan.
(Dewi Kurniasari)