Selama PSBB Transisi, loket masuk Ragunan ditutup pukul 14.00 WIB. Sementara area wisata hanya beroperasi sampai pukul 15.00 WIB. Pembatasan jam operasional ini berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan, terlebih wisatawan harus reservasi online terlebih dahulu.
"Biasanya kalau sudah agak siang, peningkatanya tidak seberapa dan tidak akan signifikan. Karena biasanya berdasarkan data kami, mulai jam 11 keatas kunjungan sudah mulai menurun. Paling banyak itu akhir pekan, hari Minggu biasanya sudah mendekati 2 ribu kunjungan," jelas Ketut.
Baca juga: Kembali Dibuka, Ini 11 Protokol Pendakian Gunung Gede Pangrango
Di momen liburan panjang kali ini, Ketut mengatakan sebagian besar wisatawan yang menyambangi Ragunan ternyata lebih banyak untuk berolahraga.
"Kira-kira 30-40% pengunjung yang datang ke Ragunan itu untuk berolahraga. Mungkin karena lagi musim sepeda juga. Ada juga segmen keluarga tapi tidak terlalu banyak," tandasnya.
(Salman Mardira)