Main ke Curug Dago, Warisan Kerajaan Thailand di Bandung

Chotimah, Jurnalis
Rabu 28 Oktober 2020 20:10 WIB
Curug Dago. (Foto: Instagram/@jeffrystanzah)
Share :

Selain itu, pengunjung akan menemukan dua pondok berwarna merah yang merupakan suatu bangunan bersejarah terletak di Desa Dago, Kecamatan Coblong, Bandung, Jawa Barat. Pondok tersebut berisi dua prasasti atau batu tulisan peninggalan sekira 1818-an.

Kedua prasasti merupakan peninggalan dari Raja Rama V (Raja Chulalonkorn) serta Raja Rama VII (Pradjathiopok Pharaminthara) dari dinasti Chakri yang pernah berkunjung ke Dago.

Jika Anda merasa lelah saat menulusuri keindahan alam Curug Dogo. Objek wisata ini pun menyediakan berbagai fasilitas yang memadai berupa saung, warung kecil, toilet dan taman anak-anak untuk bermain sebelum atau sesudah dari air terjun.

Namun, keindahan alam dan bersejarah di Curug Dago menjadi pupus dikarenakan kondisi saat ini tercemar oleh limbah domestik rumah tangga yang dialirkan ke sungai. Sehingga membuat warna airnya menjadi coklat pekat, menandakan sudah tidak jernih lagi.

"Sebenarnya pemandangan di sini indah kalau saja airnya tidak tercemar. Mungkin saja karena limbah dari pemukiman warga sehingga membuat warna air menjadi keruh, maka itu saya harap semua pengunjung dapat menjaga kelestariannya, " ucap Ano, salah satu pengunjung, dikutip dari Channel YouTube Netsgo Project beberapa waktu lalu.

Untuk mengakses lokasi ini, terdapat beberapa cara yang bisa ditempuh yakni melewati jalan seberang Terminal Dago atau Taman Budaya Ganesha Dago dengan jarak tempuh 8 kilometer dari Utara Pusat Kota Bandung.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, teruntuk wisatawan domestik dikenakan biaya Rp12.000 dan wisatawan mancanegara seharga Rp52.000. Jika membawa kendaraan pribadi Anda harus membayar parkir seharga Rp5.000.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya