Dalam dunia medis, memompa ternyata diperbolehkan dengan tujuan terciptanya ereksi. Ya, pompa atau vakum alat vital dijadikan alternatif pilihan untuk pria yang kesulitan mencapai ereksi.
Vakum sendiri dilakukan dengan menempatkan alat vital ke dalam suatu tabung yang kemudian divakum hingga ereksi terjadi. Lalu, alat vital dikunci kondisinya dengan menggunakan semacam karet.
Tujuan penguncian adalah agar alat vital yang sudah ereksi tetap dalam kondisi 'tegang'. Semakin lama penggunaan karet, maka kemungkinan alat vital kesemutan pun semakin tinggi.
Teknik mengatasi disfungsi ereksi ini dijelaskan Dokter Spesialis Urologi Dr dr Nur Rasyid, SpU (K), sangat menguntungkan untuk pasangan, tapi tidak untuk pasien. "Ya, karena pasangan bisa terpuaskan efek ereksi yang terjadi, tapi si pasien atau si prianya banyak yang mengeluhkan kesemutan karena lamanya penggunaan karet," katanya dalam Webinar Men's Health and Couple's Well-Being Clinic RSCM Kencana, Selasa (27/10/2020).