Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mengantisipasi klaster libur panjang pada akhir Oktober 2020. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap dirumah dan tidak bepergian untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus positif virus corona Covid-19 di Tanah Air.
Pada kesempatan tersebut Tito pun membagikan setidaknya lima poin penting dalam upaya mencegah terjadinya klaster libur panjang. Meski demikian, Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman, menyebut bahwa imbauan yang diberikan pemerintah pusat tidaklah cukup. Harus ada dukungan dari para kepala daerah masing-masing untuk mencapai tujuan bersama.
“Pemerintah pusat tak bisa mengeluarkan sanksi ke bawah. Artinya kepala daerah harus berdiskusi untuk meminimalisir mobilisasi dan membatasi interaksi masyarakat selama libur panjang. Ini harus dibuat regulasi untuk bisa meredam hal tersebut,” ucap Dicky, dalam Live Streaming Okezone “Antisipasi Klaster Libur Panjang”, Jumat (23/10/2020).
Terkait dengan kewajiban masyarakat yang harus melakukan tes Covid-19 sebelum melakukan perjalanan ke luar daerah, Dicky menjelaskan bahwa hal tersebut sebenarnya tidaklah efektif. Sebab tes yang dilakukan oleh masyarakat sebelum bepergian, sifatnya sesaat.