"Dua tes itu membantu para dokter dan tenaga medis untuk mengidentifikasi apakah si pasien terinfeksi Covid-19 atau tidak dengan cukup akurat dan ini sebagai upaya perlindungan bagi dokter dan tenaga kesehatan juga," tambah dr Adib.
Secara lengkap, berikut data kematian dokter akibat Covid-19 per 15 Oktober 2020:
Dokter umum (71), interna (8), bedah (7), obgyn (7), pediatri (6), THT-KL (4), psikiatri (4), anestesi (3), orthopedi (3), paru (3), neurologi (3), radiologi (3), bedah saraf (2), bedah anak (2), jantung dan pembuluh darah (2), kedokteran fisik (1), urologi (1), kedokteran okupasi (1), mata (1), residen interna (1), residen pediatri (1), patologi klinik (1), dan farmakologi klinis (1).
(Helmi Ade Saputra)