Virus Corona Bisa Bertahan di Kulit Manusia hingga 9 Jam

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 13 Oktober 2020 10:29 WIB
(Foto: Shutterstock)
Share :

Virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19 diketahui dapat bertahan hidup pada kulit dan benda mati, serta dapat dengan mudah menular ke orang lain. Kini, peneliti menemukan durasi ketahanan virus di kulit manusia.

Ya, peneliti Jepang telah mempelajari kemungkinan virus SARS-CoV2 bertahan hidup pada kulit manusia. Studi dengan judul 'Survival of SARS-CoV-2 and Influenza virus on the human skin: Importance of hand hygiene in Covid-19' itu diterbitkan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases.

Penelitian ini dilakukan sebagai upaya para peneliti dari Kyoto Prefectural University of Medicine di Jepang untuk mempelajari stabilitas SARS-CoV-2 pada kulit manusia.

Keluarnya penelitian ini pun membenarkan pentingnya mencuci tangan dengan benar. Selain itu, saran agar tidak memegang mulut, hidung, dan telinga dengan tangan kotor pun memberi dampak yang baik untuk upaya pencegahan terpapar Covid-19.

"Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa salah satu cara terbaik mencegah penularan virus adalah dengan mencuci tangan berulang kali dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik dan membersihkan tangan dengan pembersih berbasis alkohol setidaknya 70 persen," tulis laporan tersebut, dikutip dari News Medical.

Bagaimana proses penelitian ini dilakukan?

Peneliti ternyata menggunakan kulit yang didapatkan dari sampel otopsi forensik kulit manusia sebagai medium penelitian. Ini dilakukan karena bagi peneliti sangat tidak etis dan berbahaya ketika percobaan ini dilakukan ke tangan manusia hidup.

"Jadi tim mengumpulkan sampel otopsi forensik kulit manusia yang diperoleh dari Departemen Kedokteran Forensik, Universitas Kedokteran Prefektur Kyoto," tulis laporan.

 

Baca juga: Peneliti Indonesia Temukan Solusi Hentikan Wabah DBD

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya