Melepas anak penyu ke laut
Pada foto selanjutnya, Daniel berkesempatan untuk merasakan sensasi melepas anak penyu ke laut. Dia mengatakan bahwa momen inilah yang menjadi salah satu aktivitas paling seru selama berada di Sumba. Daniel bahkan membagikan sedikit informasi seputar telur penyu yang ternyata masih diperjualbelikan secara ilegal untuk dimakan.
"Sore ini adalah salah satu moment yang gak akan terlupakan di hidup gw.
Baru saja pagi ini beberapa telur penyu menetas, dan para tamu hotel di @nihisumba mendapatkan kesempatan yang langka untuk melepas penyu penyu ini balik ke alam natural mereka.
Telur penyu masih saja dijual secara ilegal untuk dimakan, tapi owner dari Nihi Sumba ber-commitment untuk membeli telur telur penyu ini dari para nelayan supaya bisa dinetaskan lalu dilepaskan ke habitat aslinya, apalagi penyu laut ini sudah mulai terancam punah," tulis Daniel.
Naik kuda di pinggir pantai
Terakhir ada foto Daniel Mananta saat sedang menaiki kuda di pinggi pantai. Di foto ini, Daniel tampil berbeda. Dia mengenakan kain ikat khas Sumba bernuansa biru lengkap dengan beberapa aksesori tambahan.
Pada keterangan yang ditulisnya, Daniel mengungkapkan bahwa dia benar-benar menikmati nomen liburan di Sumba, termasuk merasakan langsung kehangatan dan ketulusan warganya.
"I left my heart in Sumba. Gw bersyukur banget bisa diberi kesempatan untuk menikmati ketulusan hati dari rakyat Sumba. Senyuman yang tidak bisa dibeli dengan harga apapun.
Gw sampe minta kain ikat khas Sumba supaya bisa menghormati kekayaan budaya Sumba.
Terima kasih sekali lagi untuk @nihisumba yang telah memberikan kenangan tidak terlupakan untuk gw dan @lolagin di hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9," tandasnya.
(Dewi Kurniasari)