Siapa yang tak kenal Kayu manis? Ini biasa dijadikan bahan kue yang berasal dari dahan pohon keluarga Cinnamomum. Ternyata kayu manis kaya nutrisi dan manfaat.
Senyawa dalam kayu manis memiliki sifat antioksidan, anti inflamasi, anti diabetes, dan anti mikroba, dan membantu perlindungan dari kanker dan penyakit kardiovaskular. Masih banyak manfaat lainnya yang dapat ditemukan di kayu manis seperti yang dilansir Okezone dari MedicalNewsToday.
Mencegah penyakit Alzheimer
Menurut para peneliti, ekstrak yang ada dalam kulit kayu manis, yang disebut CEppt, mengandung khasiat yang dapat mencegah gejala berkembang penyakit Alzheimer seperti plak amiloid, dan peningkatan kemampuan berpikir dan bernalar.
Memperbaiki infeksi jamur
Minyak kayu manis dapat membantu merawat beberapa jenis infeksi jamur. Minyak kayu manis efektif melawan jenis Candida yang mempengaruhi aliran darah. Ini mungkin karena sifat antimikrobanya.
Melindungi dari HIV
Cinnamomum cassia atau kulit kayu manis, dan Cardiospermum helicacabum yang merupakan pucuk dan buah kayu manis, paling efektif dalam mengurangi aktivitas HIV. Tidak berarti bahwa makanan yang mengandung kayu manis dapat mencegah HIV, tetapi kayu manis suatu saat bisa menjadi bagian dari terapi HIV.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Berbasis Hiu Memicu Penolakan
Menurunkan efek makan berlemak tinggi
Para peneliti menyimpulkan bahwa diet yang kaya akan "rempah-rempah antioksidan", termasuk kayu manis, dapat membantu mengurangi respons tubuh terhadap makan makanan berlemak tinggi.
Enam orang mengonsumsi hidangan yang mengandung 14 g campuran rempah-rempah. Tes darah menunjukkan bahwa aktivitas meningkat 13%, responsinsulinturun 21%, dan trigliserida turun 31%.
Mempengaruhi kadar gula darah
Penelitian dari 60 orang dengan diabetes tipe 2 mengonsumsi 6 gram (g) kayu manis per hari selama antara 40 hari dan 4 bulan, mereka memiliki gula serum, trigliserida, dan gula darah, kolesterollipoprotein densitas rendah dan kolesterol total yang lebih rendah.
(Ahmad Luthfi)