Pengembangan Wisata Wellness Harus Berdayakan Masyarakat Lokal

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Jum'at 02 Oktober 2020 08:06 WIB
Ilustrasi (Kemenparekraf)
Share :

"Apa saja bentuk wisata yang menjanjikan? Memang harus dibuat market researchnya terlebih dahulu, karena masing-masing wisata pasti ada keunikannya," terang Leida.

 

Dalam pengembangannya nanti, Leida juga berpesan Kemenparekraf senantiasa memastikan standar protokol kesehatan berjalan dengan baik. Seperti diketahui, guna meningkatkan kembali kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara, Kemenparekraf telah meluncurkan program bertajuk Indonesia Care (I Do Care).

Tujuan utama dari Indonesia Care adalah mempromosikan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment). Protokol inilah yang menjadi acuan Kemenparekraf dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 di daerah-daerah wisata, sekaligus untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

"Selain memperhatikan standar CHSE atau protokol kesehatan, pengembangan destinasi juga tidak boleh bertentangan dengan norma dan budaya lokal. Selain itu, Kemenparekraf juga harus mendorong pemberdayaan masyarakat lokal," tandas Leida.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya