Merujuk pada pemberitahuan yang dilakukan oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), data dokter yang gugur Covid-19 per 22 September 2020 bertambah menjadi 117 orang.
"Kita sudah meng-update data, dokter yang gugur mungkin sekarang ini, data yang kami peroleh dari tim mitigasi di PB IDI itu 117 yang meninggal," kata dr Daeng dalam diskusi dari BNPB di Jakarta.
Ini memicu para dokter lain semakin gencar dalam menjalani protokol kesehatan, termasuk dokter Reinaldo Alexander, Sp.PD yang setiap harinya berdampingan dengan pasien Covid-19.
Beruntungnya, hingga saat ini hasil tes menunjukkan bahwa dokter Reinaldo masih negatif. Walaupun ia merasa bahwa dirinya sudah terpapar Covid-19.
Lantas, apa yang dilakukan sang dokter hingga bisa selamat dari ancaman virus yang cepat sekali menyebar itu? Melalui sebuah video yang berjudul Sharing Praktik Baik Protokol Kesehatan dr. Reinaldo Alexander, Sp.PD yang diunggah ke akun YouTube, ia pun berbagi cerita.
Baca Juga : Cantiknya Nia Ramadhani Pakai Gaun Kuning, Netizen: Mirip Bunda Rita Sugiarto
Setiap hendak bekerja, dokter Reinaldo selalu membawa 2 tas ransel. 1 tas berisi pakaian ganti, sedangkan 1 tas lainnya berisi hand sanitizer yang dikemas dalam botol berukuran besar, serta peralatan lainnya.
"Jadi setiap kali saya menyentuh pintu atau pun benda lainnya, saya disinfeksi dulu dengan hand sanitizer. Misal saya mau ke toilet, saya semprot dulu gagang pintunya sebelum saya sentuh, begitu pun ketika akan menggunakan lift, juga yang lainnya," cerita sang dokter.
Hal ini juga berlaku ketika ia akan pulang. Usai bekerja, ia menyemprotkan seluruh barang-barangnya dengan hand sanitizer alkohol 70% sebelum dimasukkan ke mobil. Bahkan, sang dokter yang bekerja di dua rumah sakit ini selalu mandi sebelum berpindah tempat.
"Itu lah fungsinya baju ganti. Saya mandi 4 kali sehari. Sebelum berangkat kerja, sebelum pindah ke rumah sakit yang kedua, sebelum pulang ke rumah, dan sesaat tiba di rumah," sambungnya.