Sementara itu, para ahli sekarang percaya bahwa Homo erectus, yang berjalan tegak adalah manusia purba pertama meninggalkan Afrika. Mereka juga manusia yang bisa memasak. Sampai akhirnya, bertahan lama di Jawa setelah menghilang di berbagai lokasi lain di seluruh dunia.
“Situs ini adalah kemunculan terakhir Homo erectus yang ditemukan di mana pun di berbagai negara lain yang ada di dunia,” kata Profesor Russell Ciochon dari Univesity of Iowa," dilansir Seasia.
Namun, mereka musnah akibat dari perubahan iklim di Pulau Jawa sekira 400.000 tahun yang lalu. Pemanasan global mengakibatkan mengeringnya padang rumput tempat tinggal mereka dan mencari makan, serta menghancurkan persediaan makanan, seperti rusa dan hewan ternak.
Selain fosil tengkorak manusia, di Ngandong juga ditemukan sejumlah besar fosil mamalia. Kumpulan fauna mamalianya sangat banyak, beberapa di antaranya merupakan bukti dari fauna yang pernah hidup di lingkungan vegetasi yang sangat terbuka.
(Dewi Kurniasari)