Juru bicara Pulau Forest Rangers memberitahu bahwa botol pasir itu telah disita dan pelakuknya diamankan. Pasirnya pun dikumpulkan bersama dengan botol sitaan lainnya, lalu dikembalikan ke pantai.
"Akhir tahun lalu, kami menemukan website yang menjual pasir sebagai oleh-oleh dan itu adalah suatu fenomena yang sangat terkenal di Eropa," tuturnya.
Nah, buat Okezoners yang sedang berlibur ke pantai jangan melakukan tindakan serupa ya. Alih-alih liburan jadi menyenangkan, sebaliknya malah bisa membawa petaka.
(Dewi Kurniasari)