FERNANDO de Noronha, sebuah pulau tropis yang indah bak sepotong tanah surga di Samudera Atlantik. Pulau berjarak 354 kilometer dari lepas pantai timur Brazil ini resmi dibuka secara bertahap mulai 1 September 2020.
Menariknya, hanya pengunjung yang terbukti positif Covid-19 saja yang dapat menyambangi pulau ini. Jadi, wisatawan umum dilarang masuk.
Baca juga: 5 Tempat Wisata Romantis di Bandung, Asyik buat Honeymoon
Kebijakan tersebut telah disetujui oleh pemerintah pusat dan diumumkan langsung pada akun Instagram resmi mereka. Disebutkan bahwa pada fase pertama pembukaan, hanya pengunjung dengan status positif Covid-19 yang diizinkan untuk berwisata di pulau tersebut.
Sebelum memasuki pulau, pengunjung wajib menunjukkan hasil tes positif Covid-19 yang diambil dalam kurun waktu 20 hari terakhir. Selain itu, pengunjung juga diharuskan membayar pajak pelestarian lingkungan di Fernando de Noronha.
“Kami membuka kembali dengan penuh tanggung jawab dan tidak terburu-buru. Kami juga telah menyiapkan tim khusus untuk mengontrol kesehatan para pengunjung, sekaligus menjamin keamanan mereka,” ujar Guilherme Rocha, seorang pejabat Brazil seperti dilansir dari South China Morning Post, Selasa (8/9/2020).
Pulau Fernando de Noronha dikenal karena keindahan pantainya yang belum banyak terjamah manusia. Pemandangan alam maupun baharinya juga sangat menakjubkan. UNESCO telah menetapkannya sebagai salah situs warisan dunia.
Namun sejak pandemi Covid-19 melanda, Fernando de Noronha ditutup sejak 12 Maret 2020, dan penduduk yang berada di pulau tersebut dilarang bepergian antara April hingga pertengahan Juni lalu.
Sekarang, pengunjung yang hendak menyambangi pulau ini akan diberi gelang khusus oleh petugas kesehatan. Gelang tersebut wajib dikenakan hingga petugas mengizinkan untuk dilepas, baik setelah menyelesaikan masa karantina atau mendapatkan dua hasil swab tes negatif.
Brazil merupakan negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 dan angka kematian tertinggi kedua di dunia. Totalnya mencapai 3,8 juta kasus positif, dan 120 ribu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
(Salman Mardira)