Di Labuan Bajo dan Kupang, sambung Wayan, mampu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga bukan hanya wisatawan Nusantara yang percaya, namun juga wisatawan mancanegara akan kembali percaya dan siap mengunjungi NTT.
Kadispar Manggarai Barat, Augustinus Rinus menambahkan, dibukanya kegiatan pariwisata ini sangat dinantikan dan dibutuhkan masyarakat Labuan Bajo. Sudah tepat bila Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan sosialisasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
"Sebagai salah satu upaya pemerintah untuk membangkitkan kembali sektor parekraf yang terdampak akibat pandemi Covid-19, serta mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat dalam berwisata secara aman ini sangat penting dilakukan," ujar Agustinus.
(Dewi Kurniasari)