Dahak Lebih Banyak, Salah Satu Indikasi Terkena Covid-19?

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Kamis 03 September 2020 11:49 WIB
Batuk berdahak (Foto: City Hub Sidney)
Share :

Dahak adalah lendir kental yang sedikit berbeda dengan air liur. Dahak biasanya diproduksi untuk menjaga saluran pernapasan agar tetap lembab, sehingga bahan asing apa pun seperti debu atau virus, tidak akan dapat merusak jaringan. Pada dasarnya, tubuh dapat membuat lebih banyak dahak ketika infeksi menyerang paru-paru.

Adapun cara paling umum untuk mengeluarkan dahak dari tubuh adalah dengan batuk. Sementara itu, selain mengeluarkan lebih banyak dahak, tanda-tanda umum lain dari virus corona baru adalah batuk baru yang terus-menerus, sesak napas, dan demam khas.

Berdasarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, seseorang juga lebih mungkin terinfeksi jika mereka memiliki setidaknya dua gejala lain. Gejala ini termasuk demam, menggigil, gemetar berulang kali karena menggigil, nyeri otot, sakit tenggorokan, atau hilangnya rasa atau bau.

Sakit kepala juga bisa disebabkan oleh virus corona, yang dengan mudah dapat dianggap sebagai kejadian umum. Virus dapat menyebar dengan mudah melalui batuk atau tetesan bersin dari orang yang terinfeksi. Jika Anda khawatir terkena infeksi, Anda harus mengkarantina diri sendiri setidaknya selama 14 hari. Saat mengkarantina diri, jangan lupa makan vitamin dan berbagai makanan sehat ya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya