Penderita Gagal Jantung Diminta Hindari Stres

, Jurnalis
Jum'at 28 Agustus 2020 11:04 WIB
Hindari stres berkepanjangan (Foto: India TV News)
Share :

Gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Oleh karena itu penderitanya harus menjadi dirinya ekstra hati-hati.

Penderita gagal jantung harus tetap tenang dan semaksimal mungkin menghindari stres. Sebab penelitian terbaru menunjukkan bahwa stres dan kemarahan dapat memperburuk kondisi penderita gagal jantung.

 

Stres mental umum terjadi pada pasien gagal jantung karena kompleksitas penanganan penyakit, fungsi yang semakin memburuk, dan masalah medis yang sering terjadi serta rawat inap. Hal itu diungkap penulis utama Kristie Harris, rekan postdoctoral dalam kedokteran kardiovaskular di Yale University di New Haven, Conn.

"Kami memiliki bukti bahwa pasien yang mengalami peningkatan stres kronis mengalami perjalanan penyakit yang lebih memberatkan dengan kualitas hidup yang menurun dan peningkatan risiko efek samping," kata Harris dilansir dari WebMD.

"Mengklarifikasi jalur perilaku dan fisiologis yang relevan sangat penting terutama di era Covid-19 ketika stresor khas gagal jantung dapat semakin diperparah oleh stres terkait pandemi," tambah Harris.

Seperti dilansir dari Sindonews, studi baru ini melibatkan 24 pasien gagal jantung yang menyelesaikan kuesioner harian selama satu minggu tentang stres, kemarahan dan emosi negatif mereka. Kemudian dilanjutkan dengan tes stres mental di mana pasien memecahkan masalah matematika dan menggambarkan pengalaman stres baru-baru ini.

 Baca juga: Kisah Survivor Kanker Serviks Parah Akhirnya Sembuh Total, Kuncinya Bahagia

Ekokardiogram dilakukan untuk menilai fungsi jantung diastolik saat istirahat dan selama stres.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya