Wisata Arung Jeram Kini Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Selasa 18 Agustus 2020 19:49 WIB
Wisata Arung Jeram (Foto : Kemenparekraf)
Share :

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong penerapan protokol kesehatan dalam wisata minat khusus arung jeram yang ada di berbagai lokasi di Indonesia.

Direktur Promosi Wisata Minat Khusus (Kemenparekraf/Baparekraf) Adella Raung mengatakan bahwa, Kemenparekraf berkerja sama dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) dan pelaku pariwisata arung jeram telah menyusun protokol kesehatan dan panduan pelaksanaan CHSE (cleanlines, health, safety, and environmental sustainability) atau kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian alam berkelanjutan untuk wisata arung jeram.

"Protokol ini sudah disimulasikan di Citarik Sukabumi pada 17 – 18 Agustus 2020," kata Adella seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (18/8/2020).

Adella menjelaskan dengan penerapan simulasi protokol CHSE ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada wisatawan untuk beraktivitas wisata minat khusus arung jeram. "Sehingga penyebaran COVID-19 pada sektor pariwisata, khususnya wisata arung jeram dapat diminimalisir," ujarnya.

Beberapa protokol kesehatan yang disyaratkan dalan wisata arung jeram misalnya perahu dengan 3 thwart (penyangga di perahu) hanya boleh membawa 4 wisatawan plus pemandu, dengan thwart belakang dikosongkan. Penempatan peserta diatur sedemikian dengan memperhatikan jarak aman di dalam perahu.

Baca Juga : Gaya Jessica Iskandar Pamer Bikini, Tak Kalah Menggoda dari Nia Ramadhani!

Sebelumnya Kemenparekraf bekerja sama dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) memberikan bantuan perlengkapan aktivitas wisata Arung Jeram kepada operator arung jeram di seluruh Indonesia untuk mendukung persiapan Aktivitas Wisata Minat Khusus pada masa adaptasi kebiasaan baru. Bantuan perlengkapan itu juga sebagai bentuk dukungan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memberdayakan pelaku UMKM.

"Dukungan ini untuk membangkitkan kembali semangat para pelaku pariwisata yang terdampak pandemi agar bisa kembali membangun pariwisata Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya