Dalam hubungan percintaan memang tidak selalu mulus dan indah seperti romansa di serial televisi. Seringkali harapan tak sesuai dengan kenyataan.
Terkadang seseorang menerima kita, bukan karena dia benar-benar mencintai kita. Namun hanya menjadikan kita sebagai objek pelarian cintanya usai mengalami patah hati hebat. Dia terlalu takut menghadapi rasa sakit akibat putus cinta sendirian, hingga dia membutuhkan bahumu dan punggungmu untuk bersandar.
Dia membutuhkan kasih sayang, cintamu, dan pelukanmu untuk mengurangi penderitaan yang dideritanya. Jika kamu memang rela melakukannya, ya tidak masalah. Toh kamu juga mencintanya kan.
Namun sejatinya kamu tak perlu marah atau benci dengan pacarmu yang menjadikanmu pelarian itu. Siapa tahu dari pelarian bisa menjadi jodoh yang nyata. Namun kalaupun tidak, kamu juga tak perlu bersedih hati sebab masih banyak orang lain di sana yang berpotensi menjadi pasangan terbaikmu.
Nah, dilansir dari Mag for Women, ternyata terdapat sejumlah tanda bahwa pacarmu menjadikanmu sebagai pelarian cintanya yang terkoyak. Apa saja?
1. Jarang mengabari
Pacarmu itu jarang mengabari kamu. Bahkan kadang dia begitu cuek, tak memberimu kabar berhari-hari, berbuat sesuka hatinya. Ini menunjukkan bahwa dia tak selalu merindukanmu. Atau mungkin di hatinya yang paling dalam dia masih mencintai kekasih lamanya.
2. Mengaku sudah move on berulang-ulang
Jika pacarmu selalu mengaku sudah move on berulang-ulang. Ini tandanya dia sedang meyakinkan dirinya sendiri dan dirimu bahwa dia sudah move on dan melupakan kekasih lamanya itu. Kalau memang dia sudah lupa dengan mantannya, pasti dia tak perlu meyakinkanmu, apalagi sampai menyebut namanya.
Baca juga: Body Goals Nia Ramadhani di Atas Yacht Mewah, Iri Bilang Bos!
3. Memujimu setinggi langit
Jika dia suka memujimu setinggi langit, bahkan seolah memujamu, maka berhati-hatilah. Sebab dia sedang meyakinkan dirinya bahwa kamu lebih baik dari mantan pacarnya, sehingga kamu lebih berhak bersamanya walau dalam hati pacarmu dia masih mencintai sang mantan.