Dengan komunikasi seperti ini, dokter ternyata memiliki gambaran jelas juga terkait dengan bagaimana lingkungan tempat pasien hidup yang mana ini berkaitan dengan proses kesembuhan juga.
"Itu yang saya rasakan dari pengaplikasian tele-medis. Keintiman antara dokter dan pasien benar terjadi, saya seperti ada di sana," sambungnya.
Namun, menjadi catatan di sini, telemedis bukan untuk pasien emergensi atau pasien yang membutuhkan penanganan khusus atau segera. Platform tele-medis juga bukan ditujukkan untuk mereka yang memerlukan pemeriksaan spesifik.
"Tapi, bagaimana pun teknologi seperti platform tele-medis ini bermanfaat sekali untuk masyarakat dalam membantu memenuhi aspek akses dan mutu yang didorong oleh intimasi yang bisa didapatkan dari telemedis," pungkas Daeng.
(Dyah Ratna Meta Novia)