Cara Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah untuk Cegah Persebaran Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis
Selasa 04 Agustus 2020 15:32 WIB
Isolasi mandiri di rumah (Foto : The Hill)
Share :

Melakukan karantina atau isolasi mandiri merupakan salah satu cara aman untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19 setelah kita mengalami gejala Covid-19 atau setelah melakukan kontak baik dengan orang yang memiliki gejala Covid-19 maupun orang yang telah terkonfirmasi Covid-19.

Namun, sebagian masyarakat masih khawatir ketika melakukan isolasi atau karantina secara mandiri karena masih banyak yang beranggapan bahwa jika mereka melakukan hal tersebut, orang-orang beranggapan bahwa mereka akan diasingkan.

Padahal, tidak serta-merta demikian, Dokter Pompini Agustina Sp.P(K) mengatakan, masyarakat yang melakukan isolasi atau karantina mandiri justru merupakan tindakan yang baik karena itu dapat memutus persebaran Covid-19.

"Masyarakat tidak boleh memiliki konsep sepeti ini. Tidak serta merta orang yang melakukan karantina atau isolasi mandiri harus dikucilkan atau diasingkan. Justru hal tersebut dapat memutus penularan Covid-19," tuturnya dalam program Isolasi Mandiri di Rumah Sesuai Protokol Kesehatan pada Selasa (4/8/2020).

Untuk itu, dokter Pompini Agustina berbagi tips bagaimana cara melakukan isolasi atau karantina di rumah sehingga hal itu menjadi efektif untuk memutus penularan Covid-19.

Pengaturan kamar:

- Tempatkan orang yang sakit di ruangan atau kamar tersendiri yang memiliki ventilasi baik (memiliki jendela/pintu terbuka).

- Batasi pergerakan (aktivitas dalam ruangan saja atau di kamar sendiri).

- Minimalkan berbagi ruangan yang sama (kamar mandi dan dapur) dan memiliki ventilasi yang baik.

- Anggota keluarga yang lain diusahakan untuk tidur di kamar yang berbeda. Jika tidak memungkinkan, maka jaga jarak minimal 1 meter dari pasien (usahakan untuk tidur di kasur berbeda).

Baca Juga : Presiden Jokowi Bakal Nambah Cucu, Manjanya Gaya Kahiyang Ayu Hamil Anak ke-2

Perawatan pasien/orang sakit:

- Batasi jumlah orang yang merawat pasien. Idealnya satu orang yang benar-benar sehat tanpa memiliki gangguan kesehatan lain atau gangguan kekebalan.

- Pengunjung atau penjenguk tidak diizinkan sampai pasien benar-benar sehat dan tidak bergejala.

- Lakukan hand hygiene (cuci tangan) segera setelah melakukan kontak dengan pasien atau lingkungan pasien.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya