Pariwisata Bali Resmi Dibuka, Menparekraf Wishnutama: Ayo Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Jum'at 31 Juli 2020 08:23 WIB
Destinasi wisata di Bali (Foto: Kemenparekraf)
Share :

Pariwisata Bali resmi dibuka kembali pada Kamis 30 Juli 2020. Namun dalam masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal, hanya wisatawan nusantara alias domestik yang dapat menikmati keindahan alam, budaya, dan seni pertunjukkan di Pulau Dewata.

Pembukaan pariwisata Bali sendiri diresmikan oleh Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh stakeholder pariwisata Bali dalam acara Deklarasi Program Kepariwisataan Dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru & Digitalisasi Pariwisata Berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Peninsula Nusa Dua, Bali, Kamis (30/7/2020).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya mengatakan, sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu bidang yang sangat diperhatikan pemerintah. Lantaran dianggap bisa membuka lapangan pekerjaan yang banyak dan menjadi menyumbang devisa yang besar bagi negara.

“Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang nyata bagi seluruh sektor, terutama bagi sektor pariwisata. Sekarang perekonomian sudah mulai dipulihkan. Hari ini sangat bersejarah karena kita membuka kembali sektor pariwisata Bali. Dengan mempertimbangkan berapa jumlah orang yang positif, berapa banyak zona hijau. Bukan asal membuka,” kata Luhut seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (31/7/2020).

Dia juga menekankan kepada semua stakeholder pariwisata di Bali, setelah dibuka kembali nantinya sektor pariwisata membutuhkan kerja sama dan kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan.

 

“Bali hampir semua sudah zona hijau, dan tidak ada zona merah. Kerja sama antara kita penting. Kita harus membangun team kerja untuk itu, protokol kesehatan tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengapresiasi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bali karena tetap optimistis dan berpikir positif untuk tetap membangun pariwisatanya ke depan.

“Kini, Bali telah siap mengimplementasikan protokol kesehatan pada tatanan era baru. Oleh karena itu, saya sangat berbahagia karena besok pariwisata Bali siap menyambut wisatawan nusantara kembali. Kami juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia dalam penerapan digitalisasi di kawasan destinasi wisata berbasis QRIS,” ujarnya.

Wishnutama mengatakan, pihaknya memberikan pendampingan mulai dari persiapan hingga pembukaan kembali destinasi wisata di Bali. Untuk menguatkan program Sapta Pesona dan Revitalisasi Amenitasnya. Serta memberikan berbagai fasilitas di antaranya alat pendukung kebersihan, kesehatan, dan keamanan.

 Baca juga: Kangen Liburan, Pantai Jadi Tujuan Nomor 1 Masyarakat Indonesia

“Untuk itu ayo bersama-sama menjalankan penerapan protokol cleanliness, health, safety, environment (CHSE) dengan sebaik mungkin untuk menciptakan rasa aman bagi wisatawan dan yakin dengan destinasi wisata kita,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya