Menurutnya, anak-anak begitu antusias mengikuti sesi belajar online dan tentunya didampingi orangtua di rumah. Namun bila orangtua kesulitan mengarahkan buah hatinya belajar online, maka mereka bisa melakukan konseling selama 45 menit di sekolah.
"Bagi orangtua yang bekerja dan mempunyai ABK dapat meminta program konseling orangtua secara individu untuk tutorial bagaimana mengajarkan materi belajar di rumah dengan datang ke sekolah. Orangtua datang dengan murid harus melalui protokol kesehatan yang ketat," tambahnya.
Hindarwati menerangkan, bagi orangtua dan anak yang datang ke sekolah harus cek suhu tubuh, rajin cuci tangan, juga wajib pakai masker/faceshield. Durasi konseling dibatasi maksimal 45 menit.
"Kami harus melayani orangtua murid dengan berbagai latar belakang dan kesibukannya. Program dilaksanakan 2 minggu hanya 1 kali (konsultasi di sekolah)," katanya.
Meski hanya dua minggu sekali, menurutnya, cara ini sangat membantu orangtua dalam mendampingi anak belajar online. Jadi orangtua pun tahu bagaimana mengajari putra-putri mereka belajar online di rumah, sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Selain itu, ada program pendukung tambahan yaitu guru TK Permata Hati juga melakukan home visit ke rumah untuk interview dengan orangtua dan menilai perkembangan anak didik. Berita ini meluruskan berita sebelumnya yang menyebutkan adanya tatap muka.
(Dewi Kurniasari)