Sektor pariwisata Indonesia terus berbenah diri demi menggaet kembali minat wisatawan mancanegara. Sebab kemunculan pandemi Covid-19 pada awal Maret lalu membuat persepsi internasional terhadap sektor pariwisata Indonesia menurun signifikan.
Hal ini jadi PR besar Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pariwisata dan kementerian terkait. Menurut penjelasan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, memperbaiki persepsi pasar internasional terhadap Indonesia menjadi sangat penting guna memulihkan kembali sektor pariwisata Tanah Air.
Data terakhir yang dikeluarkan Kemenparekraf, tercatat bahwa pada periode Mei 2020, persepsi wisatawan asal Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Singapura, dan Inggris menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, bahkan nyaris di bawah rata-rata.
Pada periode ini, persepsi wisatawan Australia yang dikenal menjadikan Indonesia sebagai salah satu spot liburan favorit, turun hingga menyentuh angka 16,06%. Sementara AS, Malaysia, Inggris dan Singapura, masing-masing berada pada persentase antara 35,76% - 48,60%.
"Alhamdulillah setelah melakukan berbagai upaya, pada pertengahan Juni kemarin mulai membaik. Persepsi pasar AS terhadap Indonesia menjadi 61,5%. Tapi kita masih banyak PR untuk negara-negara lain. Di sinilah saya meminta peran serta media untuk membantu kami memperbaiki persepsi pasar internasional," terang Wishnutama saat menghadiri webinar Manager Forum XLVIII bertajuk 'Tourism Industry : Where Are Now And What Is Next', Kamis (23/7/2020).
Baca juga: Heboh Klepon Tidak Islami, Pemilik Foto Angkat Bicara!
Tak hanya bicara soal angka semata, Wishnutama menegaskan, perbaikan persepsi pasar juga harus diiringi oleh perbaikan kualitas dan pelayanan pariwisata di dalam negeri.