Pandemi Covid-19 tidak akan usai bila masyarakat belum disiplin menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari mereka. Padahal, dengan menjaga jarak, mengenakan masker, dan rutin mencuci tangan sudah terbukti ampuh mencegah penularan virus corona.
Hal tersebut juga diakui oleh Analisis Kebijakan Kemenparekraf, Noviendi Makalam. Dia mengatakan, meski secara umum grafik kasus mengalami penurunan dan tingkat kesembuhan makin tinggi, tetapi kasus baru masih terus terjadi.
“Sampai saat ini, belum ditemukan vaksin untuk menyembuhkan penyakit COVID-19 ini. Akan tetapi, aktivitas masyarakat harus terus berjalan untuk menggerakkan perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat perlu membiasakan diri pada aturan atau protokol kesehatan yang telah dibentuk oleh pemerintah,” kata Noviendi seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (23/7/2020).
Protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) harus diterapkan dengan benar dan disiplin sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, khususnya bagi para pelaku usaha maupun konsumen di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca Juga : Hari Anak Nasional, Tips Atasi Anak Suka Lupa Waktu Bermain dan Cepat Bosan
Tenaga Ahli Menteri Bidang Regulasi Kemenparekraf, Santi Paramita, memaparkan bahwa COVID-19 memunculkan tatanan dan perilaku baru masyarakat, sehingga dibutuhkan kreativitas dan adaptasi yang cepat, baik pelaku usaha parekraf maupun konsumen.
"Adaptasi yang cepat ini adalah bentuk upaya untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan pelaku usaha parekraf dan masyarakat,” ujar Santi.
Santi Paramita juga menambahkan agar adaptasi kebiasaan baru ini dijalankan dengan benar dan sesuai SOP, maka dari itu Kemenparekraf telah meluncurkan handbook sebagai panduan protokol kesehatan untuk para pelaku parekraf dalam mempersiapkan diri serta memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan yang tinggi akan produk serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen.