Kabar baiknya, terdapat 13 Kabupaten/Kota yang tadinya berisiko tinggi kini statusnya menjadi risiko sedang. Daerah-daerah tersebut antara lain Karangasem di Provinsi Bali, Bone Bolango dan Kota Gorontalo di Provinsi Gorontalo, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, dan Kota Mojokerto di Jawa Timur, Kota Ternate di Maluku Utara.
Lalu ada Minahasa dan Kota Bitung di Sulawesi Utara, Bantaeng di Sulawesi Selatan, serta Jakarta Timur dan Jakarta Utara di DKI Jakarta.
"Oleh karena itu, kami berharap provinsi-provinsi yang masih menjadi priroritas, dan daerah-daerah dengan zonasi resiko tinggi dan sedang, untuk betul-betul menggalakan promosi kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat juga harus menjaga imunitas. Kita harus betul-betul bekerjasama untuk membuktikan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia disiplin menjalankan protokol kesehatan," tandasnya.
(Dewi Kurniasari)