Isu thermo gun atau Infrared Thermometer tiba-tiba hangat di masyarakat. Ya, hal itu terjadi karena wawancara Helmy Yahya dengan Dr. Ichsanuddin Noorsy, pengamat politik ekonomi, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Noorsy menjelaskan pada Helmy Yahya bahwa dirinya enggan ditembakkan thermo gun di kepalanya. Ia lebih memilih ditembakkan di tangannya.
Sikap itu dia ambil karena tak ingin laser infrared yang dihasilkan dari alat pengatur suhu tersebut masuk ke dalam kepalanya. Sebab, dia khawatir akan ada dampak jangka panjang dari paparan infrared alat tersebut.
Pernyataan itu pun langsung menjadi hal yang banyak diperbincangan masyarakat, apakah bisa tangan jadi salah satu area yang mampu merepresentasikan suhu tubuh keseluruhan?
Baca Juga : Viral Bayi Tidur Hampir Setahun Idap Sleeping Beauty Syndrome, Apa Itu?
Okezone coba bertanya pada Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Indah Fitriani, SpPD, baginya, hal tersebut ‘sah-sah’ saja dilakukan, tetapi akurasi suhu kurang baik. “Bisa saja (cek di punggung tangan), tapi tidak seakurat dahi,” jawab dr Indah melalui pesan singkat, Senin (20/7/2020).