Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta agar seluruh pegawai kantor yang mengadakan rapat harus dibatasi waktu. Yakni tidak lebih dari 30 menit.
"Usahakan rapat hanya membahas yang penting saja, dan tidak lebih dari 30 menit," ujar Yurianto dalam konferensi pers di BNPB, Minggu (19/7/2020).
Adapun tujuan dari dilakukannya penetapan peraturan tersebut adalah agar tidak terlalu lama berbicara di ruang rapat yang tertutup. Terlebih jika salah satu karyawan ada yang terinfeksi virus corona namun tanpa gejala atau OTG.
Yurianto melanjutkan, selain diberi batasan waktu rapat yakni selama 30 menit, ia juga mengimbau agar rapat hanya dihadiri oleh peserta yang berada dalam keadaan sehat saja.
"Pastikan hanya dihadiri oleh orang-orang yang sedang tidak sakit. Selain itu, peserta rapat juga harus dibatasi jumlahnya sehingga bisa diterapkan physical distancing," jelas Yurianto.
Baca Juga : Tereliminasi dari MasterChef Australia, Reynold Poernomo Tinggalkan Pesan Menyentuh
Jika topik yang akan dibahas dalam rapat tersebut cukup banyak, Yurianto mengimbau agar rapat dibagi menjadi beberapa sesi.
"Manakala topiknya banyak, maka bagi rapat ke beberapa kegiatan," tutur Yurianto.
Sementara itu, dalam rapat juga disarankan agar tidak menyediakan hidangan apapun. Hal ini dilakukan agar para peserta rapat tidak membuka masker yang dapat menimbulkan persebaran virus corona.
"Diupayakan tidak ada hidangan apapun selama rapat, sehingga semua tetap bisa menggunakan masker tanpa ada kesempatan untuk membuka masker. Hilangkan kebiasaan untuk menyajikan makanan dan minuman ketika rapat," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)