Ketika dokter mengatakan kepadanya bahwa kondisi itu disebabkan oleh rambut, dia masih percaya. Menurut dokter, Mraidi beruntung karena mendapati ini dengan cepat, jika tidak bisa mengakibatkan amputasi langsung dari pelengkap yang terkena dampak.
Lebih lanjut Jill Mraidi mengatakan, kondisi Ini paling umum terjadi pada bayi karena rambut rontok ibu setelah melahirkan. Rambut berwarna terang sangat sulit diidentifikasi dan dokter bedah sehingga sering membutuhkan mikroskop untuk melihatnya.
Selain menerima lebih dari 10.000 like dalam kurun waktu empat hari, unggahan itu juga menerima lebih dari 1.000 komentar. Beberapa orangtua mengaku mengalami juga sindrom tourniquet rambut pada anak-anak mereka.
Ahli Bedah Tangan anak di Children's Hospital of Pittsburgh, dr. Alexander Davit, mengatakan bahwa dalam kasus yang paling ekstrem, rambut dapat menghambat suplai darah sehingga anak berisiko mengalami amputasi.
"Ini bisa terlihat mengerikan tetapi jika Anda mengobatinya, tidak masalah. Meskipun itu menjadi hal yang menakutkan untuk dikhawatirkan, dalam banyak kasus anak tidak perlu operasi,” tuntasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)