Setiap satu tusuk sate kambing jantan ini dibanderol seharga Rp25 ribu, plus dengan kuah kaldu yang di masukkan ke dalam plastik, namun apabila di tambahkan dengan sebungkus nasi putih harganya menjadi Rp30 ribu.
Uniknya lagi, gerobak sate kambing jantan ini tidak dibuka setiap harinya, melainkan dibuka dalam seminggu hanya tiga hari, yakni pada hari Senin, Rabu Dan Jumat saja. Setiap hari, senin pedagang sate kambing ini hanya menghabiskan satu ekor kambing, sedangkan pada hari Rabu dan Jumat dia menyembelih empat ekor kambing jantan.
Rasa khas sate kambing jantan ini memang terasa sejak gigitan pertama, apalagi ukurannya cukup besar serta dagingnya lembut dan gurih membuat mulut tak mau berhenti mengunyah.
Pengelola gerobak sate kambing ini, sengaja menampilkan menu olahan tanah rencong Aceh untuk melestarikan kuliner khas Aceh, diolah dengan bentuk lebih besar atau jumbo untuk menarik pelanggan, penasaran dengan menu unik ini tak ada salahnya untuk mencoba.
(Martin Bagya Kertiyasa)