Sate Klathak
"Ke Jogja gak nyobaik Sate Klathak Pak Pong? Rugi Banget!," kalimat inilah yang ditukiskan Awkarin setelah mencicipi kelezatan sate klathak yang berada di kawasan Bantul tersebut. Seperti diketahui, sate klathak meripakan olahan sate kambing yang ditusuk menggunakan jeruji sepeda, lalu dipanggang hingga empuk. Setelah matang, sate klathak akan disajikan bersama kuah gulai untuk memperkaya cita rasanya. Duh, jadi ngiler!
Mangut Lele Mbah Marto Nggeneng
Kudapan terakhir yang dijajal Awkarin adalah Mangut Lele Mbah Marto Nggeneng. Hidangan ini dimasak di tungku besar dengan teknik diasap, sehingga bumbu meresap sempurna ke daging lele.
Sebelum diasap ikan lele yang sudah dibersihkan ditusuki dengan sebilah bambu supaya ikan lebih mudah untuk dibolak-balik. Bumbu mangutnya terdiri dari santan, cabai rawit, petai, daun salam, bawang merah, bawang putih, dan kencur.
"Sungguh cita rasa yang sangat sulit untuk dilupakan lidah," tulis Awkarin.
(Martin Bagya Kertiyasa)