Nah, peristiwa pengubahan Hagia Sophia menjadi masjid terjadi pada tahun 1453 oleh Mehmed II. Di momen itu, dia menambahkan menara kayu untuk tempat adzan berkumandang. Kemudian, olehnya juga ditambahkannya lampu gantung yang besar, sebuah mihrab (ceruk yang menunjuk ke arah Mekkah), dan sebuah mimbar.
Tak hanya itu, berdiri juga sebuah Minaret merah yang ada di sudur tenggara bangunan ini. Sampai saat ini belum jelas siapa yang membuat bangunan tersebut; Mehmed II atau putranya, Bayezid II. Namun sayang, bangunan ini tak bertahan.
Lalu, Bayezid II mendirikan Minaret putih di sisi Timur Laut masjid. Dua menara yang identik di sisi barat diminta untuk dibuat oleh Selim II atay Murad III dan dibangun oleh arsitek Ottoman terkenal di Sinan, pada 1500-an.
Sampailah pada 1935, Hagia Sophia ditetapkan menjadi museum. Sejarawan seni mempertimbangkan mosaik bangunan yang indah untuk tetap menjadi sumber utama pengetahuan bagi masyarakat setelahnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)